Trading dan Investasi

ad1

Iklan Gratis

Insan Penggerak Literasi Keuangan Kebumen, Gelar Edukasi Gemar Menabung dan Pembukaan Tabungan Siswa

Insan Penggerak Literasi Keuangan Kebumen, Gelar Edukasi Gemar Menabung dan Pembukaan Tabungan Siswa

Penggerak Literasi dan Digitalisasi (Perintis) Keuangan Kabupaten Kebumen (foto:siska)


KEBUMEN, beritakebumen.co.id - Insan Penggerak Literasi dan Digitalisasi (Perintis) Keuangan Kabupaten Kebumen gandeng PT BPR BKK Jateng Kc Kebumen menyelenggarakan Edukasi Gemar Menabung (Gembung) dan Pembukaan Tabungan Siswa (Tawa).

Edukasi dilaksanakan pada Hari Jumat, 06 September 2024 di Saung Aksara yang beralamat di Desa Arjowinangun, Kecamatan Puring, Kebumen. Edukasi membidik sebanyak 40 orang yang terdiri dari 20 anak binaan Saung Aksara beserta orangtuanya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Siska Wulandari selaku Insan Perintis Keuangan Kebumen 2024, Bryan Yoha Nurul Ivadha selaku Kepala Bidang Pemasaran PT BPR BKK Jateng Kc Kebumen beserta tim, dan Siti Mubarotun selaku Pengelola Saung Aksara.

Insan Perintis Keuangan Kebumen, Siska Wulandari mengatakan bahwa kegiatan edukasi ini diharapkan dapat mengajak anak untuk mulai membudayakan gemar menabung dan mengenalkan perbankan milik daerah pada anak-anak.

”Hari ini, Insan Perintis Keuangan Kebumen mengajak adik-adik binaan Saung Aksara untuk mengenal lebih dekat GemBung (Gemar Menabung) dan dilaksanakan juga pembukaan Tabungan Siswa (Tawa).  Harapanya Adik-adik tidak hanya mengenal tapi juga mulai membiasakan menabung sejak dini di perbankan milik daerah,” ujar Siska 

Penggerak Literasi dan Digitalisasi (Perintis) Keuangan Kabupaten Kebumen (foto:siska)



Sementara itu, Kepala Bidang Pemasaran PT BPR BKK Jateng Kc Kebumen menyampaikan harapanya dapat menjadi inisiator gerakan menabung sejak dini.

”Harapan kami dengan adanya kolaborasi ini, selain mengenalkan produk BKK yaitu Tabungan Siswa (TAWA) kepada adik pelajar di Saung Aksara, PT BPR BKK Jateng menjadi salah satu inisiator gerakan menabung sejak dini,” ujar Bryan

Bryan menyampaikan bahwa pihaknya selaku Industri Jasa Keuangan (IJK) yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut baik adanya kolaborasi dengan Insan Perintis Keuangan.

”Kedepannya semoga dapat terus berkolaborasi dengan berbagai pihak terutama Insan Perintis Keuangan Kebumen secara berkelanjutan. Harapanya dari PT BPR BKK Jateng bukan hanya bisnis semata namun dapat memberikan nilai tambah kepada masyarakat secara luas" ujar Bryan Yoha Nurul Ivadha

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Tengah bersama seluruh pemangku kepentingan terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan melalui kegiatan Insan Perintis Keuangan.

Insan Perintis Keuangan merupakan kegiatan kolaborasi antara OJK bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jateng dan Pemprov Jateng melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).

Kegiatan ini diikuti oleh 103 peserta Insan Perintis Keuangan di Jateng yang berperan serta sebagai kepanjangan tangan dari OJK dalam melaksanakan edukasi pada masyarakat.

Siti Mubarotun selaku pengelola Saung Aksara yang dilibatkan dalam kegiata edukasi, mengatakan bahwa adanya edukasi tentang literasi pengetahuan serta praktik bersama dengan lembaga perbankan adalah hal baru yang sangat bermanfaat.

”Tentu kolaborasi Insan Perintis dengan Perbankan bermanfaat sekali. Meningkatkan pengetahuan tentang literasi finansial, nilai dan manfaat uang dan membangun kebiasaan menabung untuk anak dan walinya. Kegiatan ini bukan hanya sekedar mengajarkan teori tapi ada praktik yang berkelanjutan,” kata Siti Mubarotun


-----------------------------
Ikuti Berita Kebumen di Google News



Kepingin Nyabu Gratis, Kuli Pasir Jadi Pengedar

Kepingin Nyabu Gratis, Kuli Pasir Jadi Pengedar


KEBUMEN, beritakebumen.co.id - Kasus peredaran narkotika jenis sabu kembali diungkap jajaran Satresnarkoba Polres Kebumen. Seorang pemuda inisial EN (33) warga Desa Sidoagung, Kecamatan Sruweng, Kabupaten Kebumen, ditetapkan jadi tersangka karena kasus itu.

Kapolres Kebumen AKBP Recky melalui Kasat Resnarkoba AKP Heru Sanyoto dalam keterangan pers mengungkapkan, tersangka diamankan pada hari Minggu, 18 Agustus 2024, sekira pukul 14.00 WIB di kios pasar hewan, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Kebumen.

"Penangkapan terhadap tersangka bermula dari informasi masyarakat. Informasi yang kami peroleh, tersangka memiliki sabu untuk dijual kepada seseorang," jelas AKP Heru, Jumat 6 September 2024.

Dari penangkapan tersangka, Satresnarkoba mendapatkan sejumlah barang bukti dua paket sabu yang dikemas di dalam plastik klip bening, sepeda motor matic, handphone android yang digunakan untuk komunikasi dengan para pelanggan, dan alat hisap bong.

Pengakuan tersangka EN, ia nekat menjadi pengedar narkoba karena ingin mendapatkan keuntungan bisa memakai sabu secara gratis. 

EN yang bekerja sebagai buruh harian lepas angkut pasir tidak memiliki uang yang cukup untuk memenuhi keinginannya mengkonsumsi sabu. 

Sebelum tertangkap, ia berencana akan menyerahkan sabu kepada seseorang yang telah mentransfer uang. Namun ditangkap polisi sebelum sabu tersebut diantar ke sebuah alamat.

Keterangannya kepada polisi, EN mengkonsumsi sabu setidaknya 3 kali dalam sebulan. Ia mengenal sabu dan aktif sebagai pemakai sejak tahun 2020. 

Bahkan praktik sebagai pengedar sabu telah lama ia jalani agar selalu bisa mengkonsumsinya.

Perkenalannya dengan sabu membuatnya tak bisa lepas dari barang haram itu. Ia semakin kecanduan dan semakin terbelenggu oleh efek sabu yang dikonsumsinya. 

Ia selalu mencari cara agar selalu bisa mengkonsumsi sabu, meski harus menjadi pengedar. 

Tersangka EN dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Subsider Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman kurungan penjara 20 tahun serta denda maksimal 10 miliar Rupiah. 

(mat/res)






-----------------------------
Ikuti Berita Kebumen di Google News

Polisi Gagalkan Tawuran Pelajar di Kebumen

Polisi Gagalkan Tawuran Pelajar di Kebumen


KEBUMEN, beritakebumen.co.id - Polres Kebumen berhasil membubarkan dan menggagalkan rencana tawuran antar pelajar di Jalan Raya Guyangan Petanahan, masuk Desa Podourip, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen.

Pembubaran dilakukan oleh petugas piket Polsek Petanahan sebelum tawuran terjadi dan bisa menimbulkan korban jiwa sekira pukul 17.30 WIB, Kamis 5 September 2024.

Kapolres Kebumen AKBP Recky melalui Plt Kasihumas Aiptu Nanang Faulatun mengungkapkan, sedikitnya 4 pelajar diamankan pada peristiwa itu.

"Saat kami membubarkan, banyak pelajar kabur. Namun kami berhasil mengamankan 4 pelajar untuk dimintai keterangan," jelas Aiptu Nanang, Jumat 6 September 2024.

Selanjutnya Kapolsek Petanahan AKP Supriyo menambahkan, pihaknya juga melakukan pemanggilan terhadap orangtua, pihak sekolah, serta perangkat desa masing-masing, untuk dilibatkan dalam penyelesaian masalah tersebut. 

AKP Priyo menuturkan, pembubaran bermula dari informasi yang masuk ke Polsek Petanahan jika ada sekelompok pelajar yang tengah janjian untuk tawuran di sekitar Jalan Raya Guyangan Petanahan. Lalu dari informasi itu, petugas Polsek Petanahan meluncur ke lokasi. 

"Saat kami datang ada puluhan pelajar sedang berkumpul di sana. Ada sebagian yang kabur, ada juga yang kita amankan," ungkap AKP Supriyo.

Dari keterangan para pelajar yang diamankan, mereka tengah membuat janji dengan pelajar salah satu SMK di Kebumen untuk tawuran. Namun sebelum aksi tawuran terjadi, aksinya dibubarkan polisi. 

"Pelajar lain yang berhasil kabur, akan kita lakukan pendataan dan pemanggilan. Akan kita lakukan pembinaan kepada para pelajar tersebut supaya tidak mengulangi lagi," imbuhnya. 

Belakangan aksi tawuran remaja atau pelajar cukup meresahkan. Telah terjadi banyak korban jiwa dari aksi tersebut, sehingga hal ini harus ditangani serius bukan hanya kepolisian, namun juga semua pihak.

Polres Kebumen mengimbau kepada seluruh orangtua, agar lebih cermat dalam mengawasi anaknya bermain, jangan sampai menjadi korban. 

"Kita akan intensifkan patroli. Namun pesan kami, semua pihak juga wajib aktif mengawasi, baik orangtua, pihak sekolah, juga masyarakat. Jika ditemukan informasi akan terjadi tawuran, laporkan ke kami. Informasi tersebut sangat penting," AKP Supriyo menandaskan. 

(mat/res)






-----------------------------
Ikuti Berita Kebumen di Google News

Kronologi Warga Tangkap Pencuri Bermibil Sigra Silver yang Videonya Viral

Kronologi Warga Tangkap Pencuri Bermibil Sigra Silver yang Videonya Viral



KEBUMEN, beritakebumen.co.id - Ramai beredar video melalui pesan berantai Whatsaap, mobil minibus Daihatsu Sigra warna silver menjadi sasaran amuk warga, dan sempat terlihat warga mengambil batu besar lalu melemparkannya.

Kapolres Kebumen AKBP Recky melalui Kasat Reskrim Polres Kebumen AKP La Ode Arwansyah saat dihubungi mengungkapkan, video tersebut merupakan luapan kemarahan warga karena dugaan pencurian yang dilakukan oleh pengemudi mobil Daihatsu Sigra di Toko Laksana Mart, Pasar Indrakila Krakal, Kecamatan Alian, pada hari Selasa 3 September 2024, sore. 

"Pelaku sudah kita amankan berikut barang bukti mobil minibus yang dikendarainya. Saat ini sudah dilakukan penahanan dan pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka," jelas AKP La Ode Arwansyah, Kamis 5 September 2024.

Menurut AKP La Ode Arwansyah, dari kejadian itu pria berinisial JN (55) warga Kelurahan Samanan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, Provinsi DKI Jakarta, telah ditetapkan sebagai tersangka dengan dugaan pencurian. 

JN berperan sebagai pengemudi mobil lalu memarkirkannya di depan minimarket sambil memantau situasi di sekitar toko. Lalu tiga pelaku lain yang kini masih buron, berperan masuk ke toko lalu menggasak isi toko tersebut, sambil mengalihkan perhatian karyawan toko.

Kecurigaan pencurian bermula ketika tiga orang yang semula keluar dari toko, banyak barang hilang di etalase. Lalu karyawan tersebut mendekati mobil yang membawa tiga orang sebelumnya di halaman parkir depan  Toko Faedah Mart. Saat ditanya oleh karyawan tersebut, JN panik dan tancap gas melarikan diri.

"Saat itu karyawan melihat ada banyak barang yang dijual di tokonya di dalam mobil. Saat ditanya, tersangka langsung melarikan diri," pungkas Kasat Reskrim AKP La Ode Arwansyah. 

Melihat kejadian tersebut, karyawan toko melakukan pengejaran. Namun upaya JN untuk melarikan diri sia-sia. 

Setelah melalui pengejaran sengit, JN harus pasrah. Ia berhasil dihentikan saat di Desa Tanahsari, Kecamatan/Kabupaten Kebumen.

Tersangka dan diamankan oleh masyarakat, anggota TNI, serta anggota Polsek Alian dan Polsek Poncowarno yang kebetulan melintas di Lokasi. 

Karena kekesalan tersebut, warga melupakan emosi ke kendaraan yang dikemudikan oleh JN. Selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Polres Kebumen oleh Unit Pidum Satreskrim.

(mat/res)






-----------------------------
Ikuti Berita Kebumen di Google News

Serunya Lomba Mancing Tahunan ISPK dengan Hadiah Total Rp 12,5 Juta

Serunya Lomba Mancing Tahunan ISPK dengan Hadiah Total Rp 12,5 Juta

Serunya Lomba Mancing Tahunan ISPK dengan Hadiah Total Rp 12 Juta
Doc. beritakebumen.co.id

KEBUMEN, beritakebumen.co.id - Ikatan Solidaritas Pemancingan Kolam Kebumen (ISPKK) kembali menggelar lomba memancing tahunan dengan hadiah utama sebesar Rp 5,5 juta dan sebuah trofi. Acara ini diikuti oleh 80 peserta yang tidak hanya berasal dari Kebumen, tetapi juga dari Purworejo, Yogyakarta, dan Purwokerto. Total hadiah yang disediakan mencapai Rp 12,5 juta.

Lomba memancing ini digelar pada Minggu (1/9/2024) di Kolam Pemancingan Joko Sokka, Kedawung, Kecamatan Pejagoan.

Ketua ISPKK, Bang Epeng, menjelaskan bahwa paguyubani ini telah berdiri selama lima tahun dan rutin mengadakan event tahunan ini. Selain itu, ISPKK juga menggelar lomba memancing bulanan yang lokasi penyelenggaraannya berpindah-pindah di kolam-kolam yang tergabung dalam paguyuban.

Syarat untuk menjadi pemenang dalam lomba mancing ini, dinilai dari bobot atau berat ikan, jadi peserta yang mendapat ikan dengan bobot yang terberat adalah pemenangnya.

"Penentuan pemenang dilihat dari bobot ikan. Peserta yang berhasil menangkap ikan terberat akan menjadi juara. Satu joran hanya untuk satu kail, dan satu joran bisa mendapatkan satu juara," ungkap Bang Epeng.

Sebanyak 1 Kwintal Ikan Lele dilepaskan di Kolam Pemancingan, dan pada lomba mancing tahunan kali ini, ikan terberat yang berhasil didapatkan oleh peserta yang sekaligus menjadi pemenang adalah seberat 4,8 kg.
 
Peserta begitu antusias mengikuti lomba, tidak jarang mereka memancing diselingi candaan satu sama lain. Apalagi Ketika ada peserta yang berhasil mendapatkan ikan, ekspresi Bahagia langsung terpancar dari raut wajahnya.

Namun, tidak semua tangkapan dapat dinilai, karena ada beberapa ikan yang terkena kail di bagian tubuh atau masuk ke mulut ikan tanpa memakan umpan. (BK/Yog)

 



-----------------------------
Ikuti Berita Kebumen di Google News

Bayi Mungil Ditelantarkan di Depan Rumah Warga, Polisi Cari Pelakunya

Bayi Mungil Ditelantarkan di Depan Rumah Warga, Polisi Cari Pelakunya


KEBUMEN, beritakebumen.co.id - Bayi mungil berjenis kelamin perempuan ditemukan di teras rumah Ahyadin (50) warga Dukuh Kepuhpesantren, Desa Arjowinangun, Kecamatan Buluspesantren, Kebumen, Senin (2/9/2024).

Bayi malang tersebut ditemukan oleh pemilik rumah setelah mendengar tangisan bayi dari arah teras rumahnya sekira pukul 20.45 WIB. 

Saat itu Ahyadin tengah tidur dibangunkan oleh tangisan bayi dari arah depan rumah. Saat dicek, ditemukan bayi perempuan yang dibalut kain di atas kursi panjang teras depan rumahnya. 

Lalu peristiwa ini dilaporkan kepada pihak Polsek Buluspesantren dan Puskesmas Buluspesantren.

"Saat dilakukan pengecekan kesehatannya, kondisi bayi tersebut sehat. Lalu saat ini telah dievakuasi ke RSUD Kebumen," jelas Kapolres Kebumen AKBP Recky melalui Plt Kasihumas Aiptu Nanang Faulatun, Selasa 3 September 2024.

Selanjutnya Kapolsek Buluspesantren Iptu Walali Saebani menambahkan, dari hasil olah tempat kejadian perkara, dimungkinkan bayi sengaja ditelantarkan oleh seseorang. 

Namun beruntung, bayi tersebut bisa segera ditemukan warga sehingga langsung mendapatkan pertolongan. 

Menurut Kapolsek, keterangan pihak medis, dimungkinkan bayi lahir tanpa bantuan medis, karena ditemukan bekas potongan tali pusar yang tidak sesuai ketentuan.

"Masih kami selidiki dan mengumpulkan sejumlah bukti dan saksi di lapangan. Semoga kita segera menemukan orang yang menelantarkan bayi tersebut," pungkas Kapolsek Buluspesantren. 

(mat/res)






-----------------------------
Ikuti Berita Kebumen di Google News

Cegah Kenakalan Remaja, Polwan Polres Kebumen Goes to School Sambangi SMK Batik Sakti 1

Cegah Kenakalan Remaja, Polwan Polres Kebumen Goes to School Sambangi SMK Batik Sakti 1


KEBUMEN, beritakebumen.co.id - Polwan Polres Kebumen menggelar kegiatan "Police Goes to School" dalam rangka memeriahkan rangkaian HUT Polwan ke 76 di SMK Batik Sakti 1 Kebumen, Selasa 27 Agustus 2024.

Kegiatan ini dilaksanakan menyusul banyaknya kenakalan remaja yang pelaku dan korbannya sebagian besar masih duduk di bangku sekolah. 

Kapolres Kebumen AKBP Recky melalui Iptu Sri Eningsih saat memimpin kegiatan menjelaskan, melalui materi yang disampaikan para Polwan Polres Kebumen diharapkan para murid bisa terhindar dari pelanggaran hukum serta lebih fokus ke dalam pendidikan. 

"Materi yang kita sampaikan diantaranya Undang-Undang Lalu-lintas, bahaya Narkotika, bijak bermedia sosial, kenakalan remaja, hingga perilaku bullying yang harus dihindari," jelas Aiptu Nanang. 

Pada Undang-Undang Lalu-lintas, para murid diberikan pemahaman untuk menghindari pelanggaran lalu-lintas sekecil apapun. Karena kecelakaan lalu-lintas selalu diawali oleh sebuah pelanggaran. 

Lalu pada materi bahaya narkotika, murid-murid dikenalkan dengan jenis-jenis golongan narkotika, hingga dampak buruk dari penyalahgunaannya. 

Polwan Satresnarkoba pada kesempatan membawa sampel jenis ataupun golongan narkotika yang bisa dilihat secara langsung oleh para murid.

Pada kenakalan remaja, melalui Polwan Unit PPA Satreskrim Polres Kebumen, para murid diajak agar lebih hati-hati dalam bergaul hingga memilih teman.

Menurut Iptu Sri Eningsih, banyak kasus Undang-Undang Perlindungan Anak yang ditangani oleh Unit PPA Satreskrim Polres Kebumen, korbannya adalah para pelajar putri di Kebumen. 

"Hati-hati saat memilih teman bergaul. Jangan sampai kita salah pilih. Banyak kasus yang ditangani Unit PPA, korbannya adalah para pelajar putri," jelas Iptu Sri Eningsih. 

Kegiatan yang dilaksanakan kepada para murid kelas XI diapresiasi oleh pihak sekolah SMK Batik Sakti 1 Kebumen. 

Menurut Waka Kesiswaan Rifqi Tirta Wardana yang saat itu mewakili Kepala Sekolah, murid-murid sangat penting menerima materi di luar pelajaran di sekolah.

Ia berharap, dengan adanya sosialisasi yang dilakukan oleh Polwan Polres Kebumen bisa memberikan gambaran kepada murid-muridnya, untuk lebih berhati-hati dan menghindari pelanggaran hukum. 

"Kami berharap dari kegiatan ini mampu mengantisipasi kenakalan remaja di lingkungan sekolah, sehingga murid-murid menyiapkan masa depannya yang lebih baik," jelas Rifqi Tirta.
(mat/res)



-----------------------------
Ikuti Berita Kebumen di Google News

ad2

Chord dan Lirik

Explore Indonesia

Broker Kripto

Tempo Doeloe

Olahan Makanan

Ulasan Film

Keimanan dan Keyakinan

Top Bisnis Online

Tips dan Trik